Kenapa Perusahaan Sering Menolak Kandidat yang “Overqualified”?

Buat sebagian orang, ditolak kerja karena terlalu berpengalaman terdengar aneh. Tapi faktanya, banyak perusahaan yang memang enggan merekrut kandidat “overqualified”. Bukan karena kemampuanmu kurang, justru karena terlalu tinggi untuk posisi yang dibuka. Fenomena ini sering terjadi di berbagai industri, terutama ketika kandidat berpengalaman melamar posisi yang lebih rendah dari kemampuan atau jabatannya sebelumnya. Tapi, apa

Baca Selengkapnya

Waspada: Penipuan Lowongan Kerja Remote & Iming-iming Untung Instan

Di tengah sulitnya pasar kerja dan tingginya keinginan bekerja secara remote, penipu semakin kreatif memanfaatkan situasi. Mereka membuat lowongan palsu dengan janji penghasilan tinggi hanya dari aktivitas sederhana seperti membalas chat, “invite” kanal Telegram, atau “kerja remote tanpa modal”. Modus-modus ini merugikan banyak pencari kerja yang ingin cepat mendapat pemasukan. Salah satu kasus yang ramai

Baca Selengkapnya

Mana Lebih Efektif: Lamar Kerja via Online atau Offline?

Dua jalur, satu tujuan — mendapatkan pekerjaan. Tapi antara mengirim lamaran digital dan datang langsung ke perusahaan, mana yang benar-benar membawa hasil? Jawabannya tidak sesederhana yang Anda kira. Dua dekade lalu, melamar kerja berarti mencetak CV di kertas HVS 80 gram, memasukkannya ke amplop coklat, lalu mendatangi kantor satu per satu. Kini, dengan satu klik

Baca Selengkapnya

Kenapa Rekruter Melihat Media Sosial Kandidat? Apakah Jadi Pertimbangan Lolos Kerja?

Di era digital ini, jejak online Anda bisa berbicara lebih banyak dari sekadar CV. Rekruter kini aktif menelusuri profil media sosial kandidat — tapi seberapa besar pengaruhnya terhadap keputusan penerimaan kerja?Anda baru saja mengirim lamaran kerja impian. CV sudah rapi, surat motivasi sudah ditulis dengan penuh semangat. Tapi tahukah Anda, sembari menunggu panggilan interview, rekruter

Baca Selengkapnya

Bedanya Interview Fresh Graduate dan Pekerja Berpengalaman

Banyak pelamar kerja di Indonesia yang tidak sadar kalau proses interview untuk fresh graduate dan kandidat berpengalaman punya standar penilaian berbeda. Akibatnya, jawaban mereka jadi kurang relevan dan tidak menarik perhatian HRD. 1. Fresh Graduate Untuk fresh graduate, rekruter biasanya lebih fokus pada: Rumus Jawaban Fresh GraduateFormat: Latar Belakang – Aktivitas Pendukung – Kesiapan BelajarContoh:“Saya

Baca Selengkapnya

Bertahan di Tempat Kerja dengan Gaji & Benefit Stabil: Apakah Baik untuk Fresh Graduate di 2026?

Tahun 2026 diprediksi akan penuh tantangan bagi dunia kerja di Indonesia. Banyak isu seperti PHK massal, keterbatasan lapangan kerja, hingga biaya hidup yang terus meningkat. Dalam situasi seperti ini, pertanyaan penting muncul: apakah fresh graduate sebaiknya bertahan di perusahaan yang menawarkan gaji stabil dan benefit jelas? Pentingnya Stabilitas di 2026 Ekonomi global dan nasional masih

Baca Selengkapnya

Topik resign

Topik resign di kantor itu kayak nggak ada habisnya. Setiap hari ada aja yang bahas mau keluar, capek kerja, atau lagi cari peluang baru. Tapi ujung-ujungnya tetap sama, cuma jadi obrolan doang tanpa benar-benar diwujudin. Entah masih butuh gaji, belum dapat pengganti, atau masih belum berani ambil langkah besar.

Baca Selengkapnya

Kenapa di Bali Lebih Banyak Pekerja Hospitality, Sementara Pekerja Digital Masih Sedikit?

Bali menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan internasional dan domestik. Hal ini membuat sektor hospitality — hotel, restoran, villa, resort — menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di pulau tersebut.Sementara itu, meskipun jaringan internet di Bali cukup baik dan komunitas digital nomad tumbuh, industri pekerja digital lokal belum berkembang seimbang. Apa penyebabnya? 1. Sektor

Baca Selengkapnya