Cara Mencantumkan Status Pendidikan di CV Saat Belum Resmi Wisuda
Banyak mahasiswa tingkat akhir bingung bagaimana menuliskan status pendidikan di CV ketika belum resmi wisuda. Padahal, tahap ini justru penting banget—karena banyak perusahaan membuka lowongan untuk calon lulusan yang “on progress”.
Jangan sampai kamu menulis asal seperti “belum lulus” atau “masih kuliah”. Kalimat seperti itu bisa memberi kesan kamu belum siap masuk dunia kerja. Yang benar adalah menunjukkan bahwa kamu sedang menyelesaikan studi dan hampir lulus dengan cara yang profesional.
1. Tulis Status “Sedang Menyelesaikan” atau “On Progress”
Contoh:
Universitas Udayana
S1 Manajemen – Sedang menyelesaikan skripsi (perkiraan lulus Juli 2026)
Atau bisa juga:
Universitas Indonesia
S1 Psikologi – On Progress, Semester Akhir (GPA: 3.67/4.00)
Cara ini memberi kesan bahwa kamu sudah hampir selesai dan serius melanjutkan ke tahap akhir pendidikan.
2. Cantumkan Perkiraan Waktu Lulus
Menulis estimasi waktu lulus (misalnya “perkiraan lulus Juni 2026”) memberi gambaran pada HR bahwa kamu punya target dan perencanaan jelas.
3. Tambahkan Nilai IPK (Jika Sudah Final atau Hampir Final)
Kalau nilai IPK kamu stabil dan sudah di atas 3.00, tulis di CV untuk memperkuat posisi kamu sebagai calon kandidat siap kerja.
4. Tulis Pengalaman Relevan
Kalau kamu belum punya pengalaman kerja, sertakan:
- Proyek kampus
- Organisasi
- Magang
- Freelance
Boleh. Selama semua kewajiban akademik sudah atau hampir selesai, banyak perusahaan tetap menerima kandidat yang belum wisuda.
Tuliskan nama jurusan dan universitas, lalu tambahkan keterangan seperti “Lulus (menunggu wisuda)” atau “On progress – skripsi selesai”
Boleh dicantumkan IPK sementara jika sudah stabil dan cukup baik, dengan keterangan “IPK sementara”.
Jangan menulis seolah-olah sudah lulus resmi jika belum wisuda, karena bisa dianggap tidak jujur saat verifikasi data.
Jelaskan secara jujur status kelulusan, progres akademik, dan estimasi waktu wisuda agar HRD punya ekspektasi yang jelas.
CV, Dunia Kerja, FYI, Tips