Beberapa Hal yang Nggak Boleh Dikatain Saat Follow Up HRD!

Beberapa Hal yang Nggak Boleh Dikatain Saat Follow Up HRD!

Hi Jobseekers! Jika kamu sedang mencari pekerjaan atau baru saja mengirimkan lamaran, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah “follow up” kepada HRD (Human Resources Department) ya? Follow up adalah cara yang baik untuk menunjukkan ketertarikanmu pada posisi yang kamu lamar dan menunjukkan bahwa kamu serius menginginkan pekerjaan tersebut. Namun, saat melakukan follow up, ada beberapa hal yang nggak boleh kamu katakan.

“Kapan saya bisa tahu hasilnya?”

Nggak ada salahnya menunjukkan ketertarikanmu pada hasil lamaranmu, tetapi mengungkapkan pertanyaan semacam ini bisa terlihat tergesa-gesa. Biasanya proses seleksi membutuhkan waktu, terutama jika ada banyak kandidat yang melamar. Sebaiknya, tunggulah waktu yang telah ditentukan oleh HRD untuk memberikan kabar hasil seleksi. Jika mereka belum memberikan informasi dalam waktu yang sudah ditentukan, kamu bisa mengirimkan pesan sopan untuk menanyakan perkembangannya.

“Kok lama banget proses seleksinya?”

Menanyakan mengapa proses seleksi membutuhkan waktu lama adalah hal yang sebaiknya kamu hindari. Proses seleksi yang melibatkan banyak kandidat, tes, dan wawancara, memang membutuhkan waktu yang cukup. HRD juga memiliki tugas dan tanggung jawab lain selain menangani proses seleksi. Jadi, lebih baik bersabar dan menunggu dengan sabar hasil dari proses seleksi yang mereka lakukan.

“Saya memang lebih cocok untuk posisi itu, kok belum dipanggil?”

Mengungkapkan rasa tidak puas atau meragukan keputusan HRD adalah hal yang tidak disarankan. Posisi HRD bertanggung jawab untuk menyeleksi kandidat yang paling cocok dengan kebutuhan perusahaan. Setiap perusahaan memiliki kriteria sendiri dalam menentukan calon yang terbaik. Jika kamu merasa sudah mengirimkan lamaran yang sesuai dengan persyaratan, tetapi belum dipanggil, mungkin ada faktor lain yang sedang dipertimbangkan oleh HRD.

“Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini. Apa kamu yakin saya tidak cocok?”

Mungkin kamu memang sangat membutuhkan pekerjaan tersebut, tetapi menyampaikan pernyataan seperti ini bisa memberikan kesan negatif pada HRD. Hal ini bisa mengindikasikan bahwa kamu tidak percaya pada kemampuanmu sendiri dan hanya bergantung pada pekerjaan tersebut. Sebaiknya, tunjukkan kepercayaan pada dirimu sendiri dan sampaikan keinginanmu untuk berkontribusi pada perusahaan dengan kemampuan yang kamu miliki.

“Maaf, saya sudah melamar beberapa kali tapi tidak pernah dipanggil. Ada yang salah dengan lamaran saya?”

Menanyakan apakah ada yang salah dengan lamaranmu tidak akan memberikan kesan yang baik. HRD mungkin menerima banyak lamaran dan tidak mungkin memberikan tanggapan secara individual pada setiap lamaran yang masuk. Jika kamu tidak dipanggil untuk tahap seleksi berikutnya, coba evaluasi kembali lamaranmu, formatnya, atau perbaiki CV dan surat lamaranmu agar lebih menarik bagi HRD.

Berikut ini adalah contoh kirim chat yang sopan :

Selamat Pagi Pak/Bu [Nama HRD],

Saya ingin menanyakan perkembangan lamaran saya untuk posisi [Nama Posisi]. Sudahkah lamaran saya diterima dan sedang dalam proses peninjauan?

Terima kasih atas perhatiannya. Saya sangat antusias dengan kesempatan ini dan berharap dapat segera mendengar kabar baik dari Anda.

Salam, [Nama Lengkap]

Dunia Kerja, FYI, Lamar Kerja, Tips