Kenapa Perusahaan Sering Menolak Kandidat yang “Overqualified”?

Buat sebagian orang, ditolak kerja karena terlalu berpengalaman terdengar aneh. Tapi faktanya, banyak perusahaan yang memang enggan merekrut kandidat “overqualified”. Bukan karena kemampuanmu kurang, justru karena terlalu tinggi untuk posisi yang dibuka. Fenomena ini sering terjadi di berbagai industri, terutama ketika kandidat berpengalaman melamar posisi yang lebih rendah dari kemampuan atau jabatannya sebelumnya. Tapi, apa

Baca Selengkapnya

Kenapa Rekruter Melihat Media Sosial Kandidat? Apakah Jadi Pertimbangan Lolos Kerja?

Di era digital ini, jejak online Anda bisa berbicara lebih banyak dari sekadar CV. Rekruter kini aktif menelusuri profil media sosial kandidat — tapi seberapa besar pengaruhnya terhadap keputusan penerimaan kerja?Anda baru saja mengirim lamaran kerja impian. CV sudah rapi, surat motivasi sudah ditulis dengan penuh semangat. Tapi tahukah Anda, sembari menunggu panggilan interview, rekruter

Baca Selengkapnya

Bedanya Interview Fresh Graduate dan Pekerja Berpengalaman

Banyak pelamar kerja di Indonesia yang tidak sadar kalau proses interview untuk fresh graduate dan kandidat berpengalaman punya standar penilaian berbeda. Akibatnya, jawaban mereka jadi kurang relevan dan tidak menarik perhatian HRD. 1. Fresh Graduate Untuk fresh graduate, rekruter biasanya lebih fokus pada: Rumus Jawaban Fresh GraduateFormat: Latar Belakang – Aktivitas Pendukung – Kesiapan BelajarContoh:“Saya

Baca Selengkapnya

Apa yang Harus Kamu Tanyakan Setelah Sesi Interview?

Kamu pasti pernah dong ngalamin sesi interview yang ditutup dengan, “Nanti kami kabari ya, sekitar 1 minggu.” Rasanya gantung banget kan? Nah, biar nggak cuma senyum canggung terus pulang, coba deh tanyain hal-hal ini: Intinya, pertanyaan-pertanyaan ini bikin kamu kelihatan lebih serius dan membantu kamu memutuskan apakah perusahaan ini cocok untukmu. Jangan lupa dicoba ya!

Baca Selengkapnya

Gaji harus sesuai skill yah..

Gaji idealnya memang harus seimbang dengan skill yang kamu punya 💼 Semakin tinggi kemampuan, pengalaman, dan kontribusi yang bisa kamu kasih, harusnya makin layak juga nilai yang kamu terima. Soalnya kerja itu bukan cuma soal hadir, tapi soal value yang kamu bawa ke perusahaan. Kalau nggak seimbang, wajar kalau motivasi jadi turun dan mulai kepikiran

Baca Selengkapnya

Tips Melakukan Interview Online agar Lebih Percaya Diri dan Profesional

Interview online kini jadi standar baru dalam proses rekrutmen, terutama setelah pandemi. Walaupun terlihat lebih simpel karena dilakukan dari rumah, faktanya banyak kandidat justru gagal karena kurang persiapan. Berikut beberapa tips penting agar kamu bisa tampil lebih maksimal: 1. Persiapkan Teknologi Lebih DuluPastikan laptop/HP, koneksi internet, kamera, dan mikrofon berfungsi baik. Tes aplikasi yang dipakai

Baca Selengkapnya

Interview Kerja Fresh Graduate yang Tidak Sesuai dengan Isi CVnya

Interview fresh graduate kadang jadi tanda tanya buat rekruter ketika apa yang dijelaskan tidak sesuai dengan isi di CV 😅 Di CV terlihat punya pengalaman atau skill tertentu, tapi saat ditanya lebih dalam jawabannya malah berbeda atau tidak bisa dijelaskan. Hal seperti ini bisa bikin rekruter ragu, karena konsistensi antara CV dan penjelasan saat interview

Baca Selengkapnya

Interview Kerja Jebakan

Kadang ada jebakan halus saat interview kerja. Pertanyaannya terdengar santai, seperti “sudah punya pasangan?”, “ada rencana menikah?”, atau “fleksibel kalau harus lembur kan?”. Sekilas terlihat seperti obrolan biasa, tapi sebenarnya sering dipakai buat menilai komitmen dan ketersediaan kamu di pekerjaan. Makanya penting tetap jawab dengan tenang dan profesional, tanpa merasa harus membuka terlalu banyak hal

Baca Selengkapnya

Cara Cerdas Menjawab Pertanyaan Interview Kerja: Resign Karena Kerja Membosankan

Salah satu pertanyaan yang sering bikin kandidat bingung saat interview adalah: “Kenapa kamu resign dari pekerjaan sebelumnya?” Banyak orang menjawab jujur, “Karena kerjanya membosankan.” Padahal, jawaban seperti ini bisa memberi kesan negatif di mata HRD. Rekruter akan menganggap kamu tidak tahan dengan rutinitas, gampang bosan, atau tidak punya komitmen jangka panjang. Lalu, bagaimana cara menjawabnya

Baca Selengkapnya