Hal-Hal yang Harus Dihapus dari CV Biar Nggak Langsung Diskip HRD

CV kamu adalah pintu pertama buat masuk ke dunia kerja. Tapi sayangnya, banyak pelamar yang masih ngisi CV dengan informasi yang sebenarnya malah bikin CV jadi tidak relevan atau membingungkan.

Kalau kamu merasa sudah ngirim banyak lamaran tapi jarang dipanggil, mungkin ini saatnya bersih-bersih isi CV. Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu hapus dari CV sekarang juga:

1. Foto yang Tidak Profesional
Kalau kamu mencantumkan foto, pastikan tampil rapi dan formal. Hindari selfie, foto pakai filter, atau background berantakan. Ingat, kesan pertama dimulai dari visual.

2. Paragraf Panjang Lebar
HRD nggak punya waktu banyak untuk baca CV yang penuh narasi. Gunakan poin-poin singkat yang langsung ke inti: pengalaman, pencapaian, dan skill. Bikin mudah dipahami dalam waktu singkat.

3. Skill Terlalu Umum
Menulis “Microsoft Word” atau “bisa mengetik” di 2025 udah nggak relevan lagi. Ganti dengan skill yang lebih spesifik sesuai bidangmu, misalnya “Google Analytics”, “Figma”, atau “Adobe Premiere”.

4. Email Alay atau Nggak Profesional
Hindari alamat email seperti lucukalibgt99@email.com. Buat alamat email yang simpel, idealnya pakai nama asli. Ini bikin kamu terlihat lebih siap kerja.

5. Informasi yang Nggak Relevan
Jangan isi CV dengan info kegiatan SMP atau organisasi yang nggak nyambung sama posisi yang dilamar. Fokus aja ke hal-hal yang mendukung kamu di posisi itu.

6. Data Pribadi Berlebihan
Nggak perlu cantumkan status pernikahan, tinggi badan, berat badan, agama, dan lain-lain—kecuali diminta. Fokus ke kompetensi dan pengalaman kerja.

Kenapa CV bisa langsung diskip HRD?

Karena isinya terlalu panjang, tidak relevan dengan posisi yang dilamar, atau penuh informasi yang tidak dibutuhkan HRD.

Apakah data pribadi seperti tinggi badan dan status menikah perlu dicantumkan?

Tidak perlu. Informasi tersebut tidak relevan dengan kinerja dan justru bisa mengganggu fokus HRD.

Perlukah mencantumkan semua pengalaman kerja di CV?

Tidak. Pilih pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar agar CV tetap ringkas dan tepat sasaran.

Apakah hobi wajib ditulis di CV?

Tidak wajib. Hobi hanya perlu ditulis jika benar-benar relevan dengan pekerjaan atau menunjukkan skill pendukung.

Apakah foto alay atau tidak profesional sebaiknya dihapus?

Iya. Foto yang tidak profesional bisa menurunkan kesan pertama dan membuat CV kamu kurang meyakinkan.

CV, Dunia Kerja, FYI, Lamar Kerja